Kado Awal Tahun 2020, Enam Desa di Kecamatan Beji Mulai Tancap Gas, Sejak Sertijab dari PJ Kades ke Kades Terpilih Periode 2019 – 2025

Posted By on 02/01/2020

Beji (2/1) Enam desa di kecamatan Beji kabupaten Pasuruan pada Kamis 2 Januari 2020 menggelar sertijab dari PJ Kades ke Kades Terpilih periode 2019 – 2025 di balai desa masing-masing. Adapun enam desa yang melakukan sertijab yaitu Kedungringin, Gajahbendo, Wonokoyo, Gunungsari, Ngembe dan Sidowayah. Sertijab dari keenam desa dilakukan selama satu hari secara bergelombang. Gelombang pertama jam 07.00 WIB sampai dengan selesai di desa Kedungringin. Gelombang kedua jam 09.00 WIB sampai dengan selesai di desa Gajahbendo. Gelombang ketiga jam 11.00 WIB sampai dengan selesai di desa Wonokoyo. Gelombang keempat jam 14.00 WIB sampai dengan selesai di desa Gunungsari. Gelombang kelima jam 18.00 WIB sampai dengan selesai di desa Ngembe. Gelombang yang keenam atau yang terakhir pada jam 19.00 WIB sampai dengan selesai di desa Sidowayah. Adapun nama-nama kades terpilih periode 2019-2025 di kecamatan Beji yaitu Rizky Wahyuni Kades Kedungringin, Teguh Suharto Kades Gajahbendo, Soleh Prabudi Kades Wonokoyo, Muharrom Kades Gunungsari, Imron Rosadi Kades Ngembe dan yang terakhir Sukino Kades Sidowayah.

Sertijab dihadiri oleh Forkopimka Kecamatan Beji, Pendamping Desa, PJ Kades, Perangkat Desa, BPD dan tokoh masyarakat. Camat Beji dalam sambutannya di enam desa tersebut selalu menyampaikan agar Kepala Desa beserta perangkatnya dalam waktu satu atau dua bulan setelah sertijab ini untuk segera menyelesaikan RPJMDes dan APBDes. Selain itu Camat Beji menyarankan program-program di pemerintah desa agar diselaraskan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, agar terjadi sinkronisasi dan memudahkan dalam penyerapan program dan anggaran. Kepala Desa juga diharapkan untuk memiliki inovasi-inovasi untuk kemajuan desanya dan lebih berhati-hati dalam pengelolaan dana desa. “Kami sarankan program pemerintah desa agar diselaraskan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, agar terjadi sinkronisasi dan memudahkan penyerapan program dan anggaran”. ujarnya

Di sela-sela sertijab, dalam sambutannya Forkopimka Kecamatan Beji, dalam hal ini Camat Beji, Danramil Beji dan Kapolsek Beji juga mengingatkan terkait antisipasi bencana, khususnya desa yang sudah menjadi langganan bencana. Agar warganya bisa selalu waspada dan tangguh terhadap bencana. Untuk desa yang sudah menjadi langganan bencana, misalkan saja desa Kedungringin, agar di desa tersebut disediakan posko bencana yang dilengkapi dengan data-data titik-titik resiko bencana maupun data personil relawan penanggulangan bencana. Dan data pendukung lain yang sekiranya bisa untuk mendukung dalam proses antisipasi bencana. Untuk mewujudkan masyarakat dan desa yang tangguh terhadap bencana. (sup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *